Berisi tentang hari hari yang dilalui

My Promise


Janjiku

Menguraikan kehidupan seseorang tidaklah mudah…

Setelah dua tahun hampir berlalu… saat rindu mulai menggelayuti perasaanku..

Inilah cerita kehidupan itu… coba kuuraikan… untuk bisa dirasa adanya Harapan,Ketegaran,Keteguhan,Keyakinan,Penghargaan,Kepasrahan terhadap nilai nilai kehidupan…

Dan Kesadaran bahwa yang memiliki kehidupan hanyalah ALLAH SWT semata.

My Poets for My Beloved


17/3/2007

Kutanggalkan masaku demi cinta..

Tak pernah terhitung luapannya bersama..

Tak pernah terpikir berapa besarnya..

Cinta!

Nampaknya slalu menjadi harga mati buatmu..

Cinta!

Maunya slalu berkasih denganmu..

Setiap waktu slalu berarti mengayuh biduk hingga bisa berlabuh..

Dirimu adalah nuansa indah yg kupunya, sampai mati aku ingin slalu bersamamu, berdua saja..

Sembilan taun terasa singkat dlm waktu yg cepat,

sembilan taun bercinta dlm waktu yg singkat.

AKU CINTA KAMU.

Hanya itu yg mampu kusampaikan, cinta tanpa syarat akan kuakhiri hingga titik ku.. ’slamat ya yang’ mmuah.

By.Fie

8/2/2007

Waktu ku tersadar bahwa ternyata ku sangat mencintaimu…

Dunia terang oleh rembulan..

Meronakan asmaraku nan berkabut jingga…

Tiada waktu lagi memuntahkan isi lubuk hati…

Yang terasaku hanya cinta cinta yg terpendam kian kian dalam mengaliri darah nadiku mendegup jantungku hingga meletup cintaku nan nyata..

Rona ronaku berseri menatap senyummu merengkuh hadirmu mendekap cintamuyg terasa seperti bulu bulu dihatiku…

RONA ASMARA by.Fd

21/8/2007

Ketika kau bersimpuh,

Ketika kau bersujud,

Ketika kau percikkan air kesucian diwajahmu…

Serasa kesejukan keteduhan kenikmatan merasuk ke ragaku…

Waktu kau teguk separuh kebahagiaan yg kurasakan, kumerasa sanggup bersanding…

Apapun yang berlaku dan terjadi tiada lepas dari kodratNYA..

Apapun yg terupaya, takkan menghalangi kita tuk bersama kan?

Apapun yg teraih atau tergagal tak mengubah isi duniamu kasih…

Pulanglah saat kau miris…

Pulanglah saat kau mampu…

Ada orang2 terkasihmu cintamu siap merengkuh dan menciummu hingga ajal…

By.Fiadomargo

Third Day


30 September 2008

Hari Ketiga

Kami ke Kota Jakarta…. mengunjungi temen2 ayah yang Fotografer… Adikku Dimas jadi fotomodel dadakan…. hahahahah Lucu buanget deh

Andrea

Tiga Puluh Lima……..


31/10/2008

Tiga puluh Lima…..

Angka bulat yang…. menjadi titik awal “ingin” adanya sesuatu yang mampu sontakperjalanan sekian lama…

Ada semangat semangat yang sempat terkubur karena perjalanan, percintaan dan pergolakan hidup

Semua itu dapat kupenuhi dengan pemuasan kata ’seandainya’

Namun kini bukan lagi kata ’seandainya’…..karena bara semangat itu mulai hidup kembali… dan aku mencari2 dalam diri sesuatu yang terasa lenyap sekian lama…

Betapa masa mudaku 20 tahun telah lewat…. kini sudah 15 tahun berselang diawali dengan Perkenalan, percintaan, perjuangan, perolehan, pemutusan, pernikahan, perkawinan, per”anak”an, perselingkuhan hingga Pendewasaan

Ada cerita yang sedih, duka, lara, perih, bahagia, tertawa, cemas, takut, stres,…namun semua kulalui dengan “Ketenangan batiniah” pasrah pada keputusan Allah adalah jalan terbaik. Seluruh hidupku hanyalah milikNYA..

Hari ini ingin kutorehkan sejarah baru dalam hidupku… agar kumampu meninggalkan jejak, bekas yang berarti bagi anak-anakku dan kekasihku

Apakah ini akan jadi awal kebangkitan? Betapa sulit mewujudkan sebuah keinginan, tapi lebih sulit lagi apabila keinginan itu tidak terwujud. Sulit untuk menghadapi penyesalan! yang selalu datang terlambat.

Aku tidak mau menyesal! Pernah kualami sebuah penyesalan sewaktu kujalani hari bersama adikku tersayang yang kini telah tiada…. Dan betapa bahagianya tidak kualami penyesalan karena keputusanku untuk kembali mencintai kekasihku…. Itulah dua fakta yang berhasil kudapat arti antara ‘pilihan’ dan ‘takdir’ dan rasa pasrah yang selalu menorehkan kebahagiaan batiniah..

Hari ini pas Tiga puluh Lima…..

Kuberharap tidak kulewatkan sedikitpun waktu tersia demi sebuah cerita yang tak berarti

Kumau melewatkan waktuku 10 tahun ini, ataupun 20….30….40…tahun ini dengan perjalanan kisah yang cantik, bermakna, penuh cinta dan kasih sayang….

Empat tahun yang lalu telah kujawab sebuah pilihan dan kini aku dapatkan sebuah cinta dan sayang yang kian penuh hingga tak terasa berat lagi…..

Semoga abadi bersama waktu….kuberjanji bahwa yang terbagi buat anak2ku hanyalah cinta dan sayang yang terus menyatu

Kupastikan tak kan ada lagi sedikitpun pisau kehidupan yang mampu menembus “dinding” ku ini…

I will………….. and Will be……………..

love peace..

-vee-

Sepenggal kisah tragis kehidupan ‘part two’


Part two

Sejenak kurenungkan kembali…..apa yang terjadi….mengapa bisa terjadi… inginku coba memahami dan menyelami hingga berakibat seperti ini….

Ingin bisa kubandingkan dengan yang penah kualami, namun semua itu ternyata tidak bisa karena kupikir semua yang kualami tidaklah sebanding dengan siapa aku dan seperti apa aku….

Jika kubertanya dalam hati….rasanya akupun tidak mampu untuk bertanya….. “bagaimana bila semua itu terjadi denganku?”…. tidak bisa, Tanya itu kulontarkan pada diriku!!! Karena aku tidaklah sebanding dengan semua kisah2 itu….

Bagiku terlalu ‘tabu’ untuk mengakui kelemahan dihadapan kesalahan2 orang terhadapku…

Bagiku terlalu ‘tabu’ untuk merintih dan menghiba pada perbuatan keji manusia terhadapku….

Bagiku terlalu ‘hina’ untuk melenyapkan nyawa manusia hanya untuk seonggok dosa yang telah orang perbuat padaku….

Karena aku merasa bukanlah orang suci yang patut untuk dikasihani dan dilukai oleh perbuatan tidak senonoh,keji,dan laknat yang dilakukan orang terhadapku….

Karena aku tahu bahwa tidak ada seorangpun yang berhak menyakiti aku…. Bilapun rasa “sakit” itu datang tentulah bukan karena seseorang,… tetapi karena aku sendiri yang menciptakan rasa sakit..dan itu bukan karena manusia tapi karena diriku sendiri….

Ini adalah bagian dari ‘sepenggal kisah tragis kehidupan’ yang ingin kuutarakan…

Mungkinlah tidak begitu istimewa tetapi aku ada memetik beberapa hikmah yang kudapat dengan mencoba ‘menyelami’ perjalan yang menghasilkan akibat tersebut…

Kisahnya….

Seorang istri telah membinasakan suaminya…. Dengan berteriak dan menangis sang istri menghujamkan pisaunya berkali2 ke dada sang suami hingga menemui ajalnya…

Mengapa kisah ini….?

Semua itu berawal dari perselingkuhan yang direstui dengan sebuah pernikahan kedua… yang rupanya dilakukan suami dengan ancaman supaya diijinkan oleh sang istri….

Hari-2 berlalu….roda kehidupan terus berputar….semua itu dilakoni sang istri dengan penuh penderitaan yang didera oleh suami.

Apa yang terjadi….?

Penderitaan itu tidaklah hal2 yang ringan dan dapat diterima akal sehat oleh manusia normal dan kehidupan rumah tangga sakinah…. Tanpa nafkah lahir batin… tanggung jawab yang besar untuk memikul kebutuhan rumah tangga pun dibebankan pada istri…selain itu pukulan,hujatan,ancaman,dan hutang2 suami juga dibebankan pada istri…. Bahkan…istri dipaksa melayani saat haram untuk melayani..(haa..?????)

Oh Ya Allah….

Alangkah najisnya suami itu…. (binatang atau manusia??)

Alangkah sadisnya suami itu….

Apa yang harus diperbuatnya????

Setan demikian banyak berkeliaran

Iblis begitu keji menghasut otak sang istri….

Dan….yang terjadi….???

Saat keimanan goyah…. Rasa sakit pun menerjang, menghujam!!!

pedih tiada lagi berasa pedih…

darah pun terasa manis…

pilunya hati telah lenyap dari raga….

Jiwapun tak membela lagi dan tak mampu lagi untuk melakukan perbuatan diluar nalar manusia….

Ampunilah…. Maka kisah tragis itupun terjadi dengan singkat

Semua itu dilakukan dengan rencana2 yang matang disaat setan dan iblis berkeliaran memenuhi hari2 istri….

Hari2 yang penuh dengan kepedihan,kepiluan,kesakitan yang menderanya….

Astaghfirullah….Ya Allah…

Apa yang sedang terjadi dengan dunia ini….

Apakah kaum wanita sedemikian lemah dan dangkal???

Sedemikian kuatnya daya jiwa dan raga seorang wanita (mahkluk lemah) yang terguncang akibat kekejian cinta???

Cinta yang pada awalnya memberikan harapan kebahagiaan…

NAMUN ternyata akhirnya Cinta itu jugalah yang membawanya kepada kekejian dunia….

Maha Tahu Allah… Maha Besar Allah….

Tiada lagi yang mampu kuungkapkan untuk cerita ini…..

Rasanya sudah cukup…untuk kusampaikan….

Semoga ini berarti bagi hidup kita dan selanjutnya…

Semoga bisa menjadi pelajaran berharga untuk suami,istri, dan pasangan sakinah yang lain….

JANGAN SAMPAI TERJADI LAGI….’sepenggal kisah seperti ini’…

Finish-vee

(saya tidak sanggup untuk melanjutkan kisah ini krn terlalu keji dan pedih)

Sepenggal kisah tragis kehidupan ‘part one’


dimaz

i’m thinking

Pra-Kisah

Didera oleh perjalanan hidup yang penuh penderitaan bersama seorang yang telah ditakdirkan untuk bersama menjalani hidup dan ibadah demi Ridho Allah…. pada awalnya….

Nyatanya kekuatan seseorang masih akan selalu diuji dan diuji dalam setiap detik dan setiap langkah yang akan ditapakkan ataupun diambil…. Semua itu tidak luput dari banyaknya do’a2 yangdipanjatkan dan kekuatan keimanan seseorang….

Nyatanya bukan jaminan bahwa melakukan salah satu ibadah dapat menghapus separoh dosa ataupun separo kewajiban yang harus ditunaikan oleh umat manusia…

Nyatanya….masih saja ada yang harus dicari dan dicari demi sebuah “Keimanan”

Keimanan seseroang bukanlah diukur dari banyaknya dia beramal maupun kewajiban2 yang telah dilakukannya….

Kata seorang teman…dan itu telah terbukti dalam Kenyataan….bahwa keimanan bisa….”Bisa!!!” (jadi bisa aja tidak) dirasakan oleh setiap pribadi dengan adanya Pasrah…..Ikhlas….Nrimo…. akan semua takdir yang telah digariskan ALLAH

Semoga itu benar adanya…. Banyak yang belum dapat kunyatakan dalan kenyataan…..

so…spenggal tragis masih bersambung…….

part one- vee

Anak yang sulit???? atau…. Ibu yang sulit????


Anak yang sulit???…..atau Ibu yang sulit???

Satu gelas melayang tanpa sebab kuhancurkan…. Untuk meluapkan emosiku

Emosi yang datang karena dipusingkan oleh sikap anakku yang sulit kumengerti….

Setiap hari setiap waktu aku harus mengeluarkan energi yang ekstra emosi untuk memberi pengertian nasihat yang kurasa tidak pernah dia perhatikan dan dilakukan….

Aku merasa!!!……

Aku merasa muak dengan semua ini…. Karena aku merasa kenapa semua ajaran yang kusampaikan tidak bisa diterima nya seperti yang kuharapkan!

Aku benci menjadi ibu yang begini…

Tapi, kenapa dengan anakk2ku yang lain, mereka bisa memahami semua tuntutan2ku???…..aku tidak mengerti! Aku tidak habis pikir!

Apa yang salah dengan diriku???

Aku ingin anakku menjadi anak yang istimewa… berhasil…. Pandai di segala bidang…. Bisa mengerti semua yang kumengerti…. Memahami semua yang kupahami…

Aku ingin semua yang kupunya juga dipunyai oleh anakku…. Bahkan aku ingin semua yang tidak kupunya dipunyai oleh anakku…. Apakah itu hal yang salah???

Aku merasa ini sudah menjadi masalah pribadiku….

Aku mencoba menggumulinya dan menelaahnya agar aku tidak salah mengartikan dan mengaplikasikan ke anak2ku…

Apakah aku seorang Ibu yang Baik???

Ataukah aku seorang Ibu yang Gagal???

Aku ingin anakku berprestasi tanpa tekanan manapun….

Aku ingin anakku menjadi anak yang berbakat,sukses di semua bidang

Aku ingin anakku menjadi anak yang menerima,patuh berbakti dan tidak pemarah???

Apakah ini semua adalah gambaranku???

Aku masih bertanya dan belum menemukan jawabnya…

Aku bisa menangis dalam hati… hatiku hancur karena aku merasa Gagal!!!

Namun aku tidak ada pelarian… Justru aku semakin ingin dekat dan mengenali masalahku ini….

Aku Tidak Mau Mereka Gagal!!! Itu Saja!!!

Apa yang harus kuperbuat???

Apakah aku ibu yang sulit? Atau anakku yang menjadi sulit karena korbanku? Atau anakku yang memang sulit???

Bagaimana aku menjabarkan ini semua???

Kehampaan seolah menjelajahi hari-2ku belakangan ini…

Ketidakpuasan…Penolakan akan hari-2 yang aku bosan!!!

Apakah ini menular???

Aku tidak ingin ‘penyakit’ ini menggerogoti keluargaku..

Aku harus lari kenyataan ini! RUN OUT!

“Learn to life”

-vee-

Keputusan atau Pilihan?


Hidup adalah pilihan….selanjutnya itu adalah Takdir…..

Manusia berusaha..ALLAH menentukan….

Sampai dengan titik ini aku telah membuat pilihan dan akan berada pada keputusan

Bagiku, sebuah pilihan dan keputusan adalah semacam takdir yang diiringi dengan do’a-do’a, permohonan, petunjuk dan keyakinan akan terjadi dan mampu untuk dilalui dijalani… Keputusan dan Pilihan merupakan dua hal yang berbeda.

Keputusan berarti kita membuat sebuah titik yang berefek pada sekeliling kita hingga mengalami perubahan aura, nuansa, arah, tujuan, perjalanan hidup yang berbeda tanpa dipengaruhi oleh hasutan2 lain. Kesannya amatlah tegas dan lebih memiliki kharisma untuk bisa dipertahankan. Tapi terasa kaku saat sebagian orang merasa keputusan sudah tidak mengikuti arus jaman, pemikiran dan perilaku hidup sekitarnya. Namun disisi lain keputusan sangatlah dibutuhkan disaat keadaan amat genting serta memerlukan satu kata tegas yang bertajuk “Keputusan”.

Bila keputusan dibuat hanya berdasarkan emosi semata tanpa intuisi, analisa, logika yang cepat dan hanya mampu dilakukan oleh oorang2 yang punya perasaan tajam, berkarakter, dan tangguh!  SUDAH PASTI… Keputusan hanyalah sebuah omong kosong belaka… itu artinya pembuat keputusan hanyalah seorang Pecundang…. sedangkan…Pilihan…

Pilihan berarti sebuah titik yang diambil akibat ada beberapa alternatif…

Pilihan ringan,sedang dan berat… untuk hal ini hanyalah Do’a dan Permohonan yang mampu kupanjatkan…

Hanya ALLAH sajalah bisa menjawab seluruh hal yang kupanjatkan…

Allahu Akbar…

Lebaran Ceria….


Alhamdulillah…

Lebaran Tahun ini kita masih ciberi kesempatan untuk berkumpul bersama seluruh keluarga…. Semoga di Tahun depan kita masih bisa meniknati kebersamaan ini dengan Ibadah Puasa yang Ketaqwaan dan Keimanan yang Lebih Meningkat lagi…

Tak ada habisnya ku bersyukur atas semua yg telah terjadi dan KAU beri… Pastilah Itu YG TERBAIK!!!

Fifth Day


02 October 2008

Hari Kelima,

Ini adalah kunjungn yang tak disangka-2…!!! Because, my uncle called me and invited us to their 30th Wedding Anniversary…

Kami berkunjung ke rumah Eyang Budi di Jakarta (kawasan Dukuh-deket Jasamarga), karena ada acara Hari Pernikahan disana. Waktu lami lesana banyak sekali orang yang menyanyi disana…. Ada juga Eyang Edi. Kami berfoto keluarga disana…. (Duuwh… senenge ketemu sedulur….!!!)

By.Andrea